Kamis, 10 Desember 2015

ALASAN UNTUK HIDUP TANPA ALKOHOL DAN KOPI

author : Ilham Pradipta Mulya
Thursday, 10 December 2015 - 03:00 pm

 
fastcompany.com

Inilah kemungkinan yang terjadi pada kita bila tidak mengkonsumsi alkohol dan kopi selama 15 bulan. Gaya hidup sehat ala Tobias ini memberikan dampak yang postif bagi diriya.


Intisari-Online.com – Gaya hidup sehat yang diterapkan ala Tobias van Schneider ini mungkin dapat memberikan kita inspirasi. Kisah unik dan inspiratif ini telah ia jalani selama 15 bulan.
Saya tidak pernah lagi meminum alkohol dan kopi selama 15 bulan,” ujarnya.
Tanpa alkohol dan kopi, gaya hidup sehat yang ia terapkan itu ternyata memberikan beberapa efek yang sangat positif. Tobias tidak hanya menghemat uang yang ia miliki, tetapi  ia juga merasa lebih sehat tanpa kebiasaan yang sebelumnya ia lakukan. Berikut ini adalah hal-hal positif yang ia dapatkan selama 15 bulan:

1. Tobias Dapat menghemat uangnya sebanyak US$1,000 setiap bulan. Sebelumnya ia dapat menghabiskan US$33 tiap hari hanya untuk mendapatkan cocktails dan beberapa gelas wine.

2.Lebih jarang bergosip. Ketika masih mengkonsumsi alkohol dan kopi, ia sering pergi keluar untuk mendapatkan minuman favoritnya. Tapi setelah berhenti total, ia sadar kalau tetap berada di dalam rumah, ia tak akan bertemu dengan teman-temannya dan membicarakan hal-hal yang tidak penting.

3. Kualitas tidur meningkat. Menyingkirkan alkohol ternyata dapat meningkatkan kualitas tidurnya secara drastis. Ketika bangun Tobias juga merasa memiliki banyak energi.

4. Mengurangi panik dan stres. Mungkin ini dapat terjadi oleh beberapa orang. Tapi menurutnya, kopi selalu membuatnya merasa cemas dan stres. Tanpa kopi ia juga merasa sistem pencernaannya lebih baik.
Secara keseluruhan, Tobias senang dengan keputusan yang ia buat. Selama itu juga ia tidak memiki hasrat untuk memulai mengkonsumsi alkohol dan kopi lagi. Sebelumnya ia mengubah kebiasan buruknya hanya karena rasa penasaran. Tapi setelah dicoba, ia sangat meyukainya.

(Huffingtonpost.com)

Sumber:  http://intisari-online.com/read/alasan-untuk-hidup-tanpa-alkohol-dan-kopi

Rabu, 09 Desember 2015

TAK ADA KESUKSESAN TUNGGAL

author : K. Tatik Wardayati
Saturday, 31 October 2015 - 06:45 pm

baptistengemeente-meppel.nl

Ilustrasi.

Intisari-Online.com – Alkisah, tiga orang pemuda terlibat dalam bisnis perdagangan di bawah pengawasan ayah mereka. Mereka sangatlah kaya. Setiap pemuda mahir dalam bagiannya masing-masing.
Yang satu baik dalam bagian penjualan, sementara yang lain kompeten dalam hal pembelian. Dan yang ketiga mahir dalam bidang keuangan.
Sayangnya, pada suatu hari sang ayah jatuh sakit dan hanya bisa berbaring di tempat tidur. Anak-anaknya akhirnya memutuskan untuk membagi bisnis tersebut. Mereka yakin dapat menangani bisnis baru dengan keahlian masing-masing.
Sang ayah merasa sedih dan sempat marah dengan keputusan mereka. Tapi ia tak berdaya karena akhirnya pembagian bisnis itu pun terjadilah.
Akibatnya, mereka menjadi pesaing satu sama lain. Dengan berlalunya waktu, mereka mulai mengalami kerugian besar dalam bisnis masing-masing. Mereka mencoba semua cara yang mungkin agar bangkit lagi, sayangnya situasi justru makin menjadi lebih buruk.
Kemudian mereka mendatangi sang ayah untuk meminta nasihat. Ayah mereka berkata, “Ketika kalian semua melakukan bisnis bersama-sama, bisnis itu berhasil cepat. Tapi itu bukan karena salah satu dari kalian bertanggung jawab untuk keberhasilan bisnis, tetapi karena kalian bertiga bekerja sama untuk membuat bisnis itu sukses.”
Ketiga pemuda itu menyadari kesalahan mereka dan bersatu kembali.
Demikianlah, perpecahan selalu menimbulkan keruntuhan. Ingat akan pepatah ‘bersatu kita teguh bercerai kita runtuh’.

Sumber: http://intisari-online.com/read/tak-ada-kesuksesan-tunggal


KESUKSESAN DITENTUKAN OLEH POLA PIKIR KITA

author : K. Tatik Wardayati
Monday, 07 December 2015 - 06:30 pm


Intisari-Online.com – Di depan sebuah Taman Kanak-kanak, seorang tukang balon sedang sibuk mengisi balon dengan gas, mengikatnya dengan seutas tali lalu mengikatnya di sepeda tempatnya berjualan. Balon itu berwarna-warni, ada yang merah, kuning, biru, hijau, dll.
Begitu banyaknya variasi warna yang ada hingga menarik perhatian anak sekolah untuk membelinya sepulang mereka dari sekolah.
Di tengah kesibukan tukang balon, datanglah seorang anak kecil yang menarik-narik celana panjang si tukang balon itu dan bertanya, “Pak, kalau yang warnanya biru bisa terbang?”
“Bisa,” jawab tukang balon sambil tetap sibuk mengikat balon-balonnya.
Tak lama, anak kecil itu bertanya lagi, “Pak, kalau yang berwarna merah bisa terbang juga?”
“Bisa,” jawab tukang balon itu kepada anak kecil itu.
Selang beberapa menit kemudian anak itu bertanya lagi, “Pak, kalau yang berwarna hitam itu juga bisa terbang?”
Saat itu juga tukang balon berhenti sejenak dengan sedikit menunduk sambil memegang bahu anak itu ia berkata, “Nak, bukan warnanya yang menentukan balon itu  bisa terbang atau tidak, tapi apa yang diisikan ke dalamnya yang menentukan ia bisa terbang atau tidak.
Banyak orang berpikir bahwa kesuksesan seseorang ditentukan oleh latar belakang pendidikan, status sosial, atau bisnis yang dijalaninya. Sesungguhnya sukses itu ditentukan oleh pola pikir kita. Jika kita memiliki pola pikir yang tepat maka tindakan kitapun akan tepat dan hasilnya tentu tepat pula. (BMSPS)

Sumber: http://intisari-online.com/read/kesuksesan-ditentukan-oleh-pola-pikir-kita


KEBIASAN-KEBIASAAN YANG DILAKUKAN OLEH ORANG SUKSES

author : K. Tatik Wardayati
Tuesday, 08 December 2015 - 07:00 pm


mindbodyspiritualawareness

ilustrasi

Intisari-Online.com – Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Bill Gates atau Steve Jobs bisa menjadi begitu kaya dan bisa membeli apa saja?
Semua hasil yang dinikmati oleh orang-orang hebat dan ternama itu bukan datang secara instan. Kata orang, salah satu kunci kesuksesan adalah melakukan beberapa kebiasaan-kebiasaan yang baik. Dan, para pesohor yang sukses, selalu melakukan ketujuh hal ini sebelum meraih kesuksesannya.
  • Bangun pagi. Ingin sukses? Ya harus bangun pagi. Jangan buang waktu dan terlambat dalam segala hal. Kita harus tahu semua hal lebih awal daripada orang lain. Banyak orang hebat yang berusaha bangun lebih pagi untuk sekedar mencari informasi dan membaca berita-berita update tentang hal yang terjadi di sekitar. Mereka menambah informasi dan pengetahuan demi sebuah hasil yang kelak akan dipetiknya.
  • Ada passion dalam profesi. Bekerja bukan hanya sekedar mengemban tanggung jawab dan menyelesaikan sebuah hal sesuai dengan job desc. Tetapi bekerja haruslah disertai dengan passionyang akan membantu membawa seseorang pada suatu tingkat yang ingin ia capai.
  • Networking itu penting. Selalu kembangkan networking di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Anda harus tetap ramah dan rendah hati. Rangkul semua orang yang baru saja kita kenal, karena kita tak akan pernah tahu kapan akan membutuhkan mereka.
  • Pengetahuan sumber kekuatan. Apabila kita berhasil bangun pagi dan meluangkan waktu lebih banyak lagi, jangan sia-siakan dengan berleha-leha dan hanya sekedar menikmati sarapan pagi. Kuncinya adalah membaca dan membaca. Cari tahu banyak hal tanpa terkecuali. Karena pengetahuan adalah hal yang sangat penting, maka jangan enggan untuk belajar hal-hal baru dan melunakkan keras kepalanya kita.  Serap informasi dari mana saja dan tampung untuk kemudian dipilah mana yang bermanfaat dan mana yang tidak.
  • Mengatur waktu. Tak ada orang sukses yang bekerja serampangan dan tanpa disiplin waktu. Semua orang sukses tahu benar bagaimana memanfaatkan waktu, dan sangat menghargai waktu. Untuk itu, pastikan kita memiliki jadwal tersendiri yang akan membantu mengatur waktu dan melakukan banyak hal tanpa terlewatkan.
  • No pain, no gain. Tak ada keberhasilan yang diraih tanpa pernah jatuh dan terluka terlebih dahulu. Setiap orang yang sukses pasti pernah menghadapi kegagalan. Dan sebaiknya menghadapi kegagalan tersebut haruslah dengan sikap yang legawa serta mau belajar dari kegagalan.
  • Perfeksionis. Sudah selayaknya seseorang yang ingin sukses selalu menjadi sosok yang perfeksionis. Ia akan menginginkan segala hal berjalan dengan sangat baik dan nyaris sempurna. Ia benar-benar berusaha agar semuanya tidak ada yang terlewat dan sampai gagal.
Tidak sulit ‘kan menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kita puncak kesuksesan? (YDA)

Sumber: http://intisari-online.com/read/kebiasaan-kebiasaan-yang-dilakukan-oleh-orang-sukses-

Rabu, 02 Desember 2015

5 KAIDAH BERMUSYAWARAH SESUAI TUNTUNAN ISLAM

Selasa, 01 Desember 2015, 18:50 WIB
Red: Agung Sasongko
Seorang warga elintas di depan gedung majelis permusyawarahan, dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah kompleks parlemen, Jakarta, Rabu ( 7/10)
Seorang warga elintas di depan gedung majelis permusyawarahan, dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah kompleks parlemen, Jakarta, Rabu ( 7/10)

Oleh: Imam Nur Suharno

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam kehidupan bersama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun bangsa, musyawarah sangat diperlukan. Karena, musyawarah memiliki posisi penting dalam membangun tatanan kehidupan masyarakat.

Saking pentingnya, Islam memberikan kaidah dalam musyawarah agar suasana kondusif tetap terjaga—sebelum, selama, dan setelah musyawarah—sebagaimana dijelaskan dalam Alquran surah Ali Imran [3] ayat 159, "Maka, disebabkan rahmat dari Allahlah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya, Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya."

Yang dimaksud "bermusyawarah dalam urusan itu" dalam ayat tersebut sebagaimana dijelaskan dalam Alquran dan Terjemahnya Departemen Agama Republik Indonesia adalah urusan peperangan dan hal-hal duniawiah lainnya, seperti urusan politik, ekonomi, kemasyarakatan, dan lain-lainnya.

Agar musyawarah yang diselenggarakan itu mendapatkan hasil keputusan terbaik dan mendapat ridha Allah SWT maka setiap peserta mesti memahami kaidah dalam bermusyawarah (QS Ali Imran [3]: 159).

Pertama, bersikap lemah lembut. Setiap peserta musyawarah harus dapat bersikap lemah lembut, baik dalam sikap, ucapan dan tindakan, serta menghindari sikap emosional, berkata-kata kasar, menggebrak meja, dan keras kepala.

Kedua, mudah memberi maaf. Sikap ini harus dimiliki oleh setiap peserta sebab musyawarah itu tidak akan berjalan dengan baik jika masing-masing peserta masih diliputi kekeruhan hati.

Ketiga, membangun hubungan yang kuat dengan Allah melalui permohonan ampun. Dalam musyawarah dimungkinkan terjadi kesalahan, baik yang disadari maupun tidak, Rasulullah SAW mengajarkan doa kafaratul majelis sebagai penutup musyawarah. "Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ilahailla anta astaghfiruka wa'atubu ilaik" (Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu). (HR Tirmidzi).

Keempat, membulatkan tekad. Sudah semestinya peserta musyawarah membulatkan tekad dalam mengambil suatu keputusan yang disepakati bersama (mufakat), bukan saling ingin menang sendiri tanpa ada keputusan. Dan, jika suatu keputusan harus diputuskan melalui voting maka setiap peserta musyawarah hendaknya dapat menerima hasilnya dengan lapang dada.

Kelima, bertawakal kepada Allah. Setelah bermusyawarah semestinya keputusan yang telah diambil, baik secara mufakat maupun voting—hasilnya diserahkan sepenuhnya kepada Allah karena Dialah yang menentukan segala sesuatu itu terjadi.

Semoga Allah membimbing kita dan para pengelola bangsa dalam bermusyawarah agar tercipta ketenangan, keharmonisan, dan hasil yang terbaik dalam upaya membangun bangsa menuju kehidupan yang lebih baik dan bermartabat. Aamiin.


Sumber: http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/15/12/01/nyogwm313-5-kaidah-bermusyawarah-sesuai-tuntunan-islam

ANJING BETINA INI BERJALAN SEJAUH 320 KM MENCARI PEREMPUAN YANG MENYELAMATKANNYA DARI KECELAKAAN

author : Moh. Habib Asyhad
Wednesday, 02 December 2015 - 03:30 pm


Intisari-Online.com - Ternyata, anjing juga tahu cara mengucapkan terimakasih dengan cara yang menyentuh nan mengesankan. Ini dibuktikan oleh Shavi, seekor anjing betina dari Rusia yang berjalan sejauh 320 kilometer mencari perempuan yang menyelamatkannya dari kecelakaan tabrak lari. Perempuan itu bahkan merawatnya hingga kondisi anjing itu pulih.
Shavi, si anjing hitam Rusia, lama hidup di jalanan. Suatu ketika ia tertabrak mobil di jalanan di wilayah Rostov Oblast, di selatan Rusia. Alih-alih menolongnya dari rasa sakit, pengemudi yang menabraknya tadi meninggalkannya begitu saja. Ini namanya tabrak lari!
Shavi menggigil di pinggir jalan dan menahan sakit karena dua kakinya patah. Tak lama kemudian, ada dua orang yang melihatnya, lalu membawanya ke klinik hewan terdekat. Tak hanya itu, kedua orang itu juga menggalang donasi via online untuk mengobati pengobatan si anjing kasihan itu.
Menurut berita lokal, hanya satu orang yang mengindahkan penggalangan dana itu, yaitu Nina Baranovskaya, perempuan Rusia berusia 26 tahun. “Setelah anestesi, ia melihat saya, mengangkat matanya yang lelah, dan dengan takut-takut menjilati tangan saya,” ujar Baranovskaya dalam sebuah wawancara dengan Komsomolskaya Pravda (Ing. Life With Dogs).
Pascaoperasi, ibu satu anak itu membawa Shavi ke tempat penampungan hewan milik mantan suaminya. Di sana, Shavi dilatih untuk berjalan lagi, juga mengikuti perintah-perintah dasar. Karena Shavi juga menderita tekanan psikologis akibat kecelakaan, Baranovskaya juga mesti menghiburnya tiap ada mobil atau orang lewat di dekatnya. Ternyata anjing itu masih trauma.
Di tengah keasyikannya menjaga Shavi, Baranovskaya harus memberikannya kepada keluarga asuh yang lain, yang tinggal hampir 200 mil (sekitar 320 km) jauhnya. Menurut Baranovskaya, tempat penampungannya terlalu kecil untuk pemulihan Shavi.
Tak lama tinggal di rumah barunya, Shavi melarikan diri. Ia menggali lubang di bawah pagar rumah, dan menghilang. Si pemilik baru itu mengontak Baranovskaya, memberitahunya bahwa Shavi kabur.
Dan dua minggu kemudian, Baranovskaya dikejutkan oleh Shavi yang tiba-tiba menyentuhnya ketika sedang berjalan di dekat rumahnya. Dengan air mata yang terurai, ia tidak percaya jika Shavi berjalan begitu jauh selama beberapa hari hanya untuk bertemu dengannya. Mereka berdua berpelukan hangat.
“Bahkan sekarang saya hampir tidak percaya anjing ini melakukan perjalanan jauh untuk menemukan kami, dan yang paling penting, melacak kami ke lokasi baru,” ujarnya. Sekarang Shavi telah tinggal di tempat yang lebih luas dan Baranovskaya berjanji tidak akan melepaskannya dan membiarkannya tersesat.


(Daily Offbeat) 

Sumber: http://intisari-online.com/read/anjing-betina-ini-berjalan-sejauh-320-km-mencari-perempuan-yang-menyelematkannya-dari-kecelakaan

HANYA PERLU MEMBUKA HATI

author : K. Tatik Wardayati
Wednesday, 02 December 2015 - 06:30 pm


Intisari-Online.com – Banyak orang bilang kalau cinta begitu sulit ditebak. Cinta bagaikan burung yang menari-nari di sekeliling kita, mengepakkan sayapnya yang penuh warna, memihak, dan menarik hati kita untuk menangkapnya.
Saat kita begitu menginginkan cinta dalam genggaman, ia terbang menjauh. Namun saat kita mengharapkan, cinta hadir tanpa diundang. Kitapun tidak bisa memaksakan cinta sekehendak hati kita. Memang, cinta adalah fenomena hati yang sulit dimengerti.
Sebenarnya kita tidak perlu memeras otak terlalu keras untuk mengerti cinta, bahkan semakin keras kita memikirkan cinta, maka semakin lelah pula kita. Cinta adalah untuk dirasakan, bukan untuk dipikirkan. Yakinlah bahwa cinta yang kita inginkan akan datang pada saat yang tepat. Namun, bukan berarti kita hanya duduk menanti cinta.
Sebarkan cinta kita pada keluarga, sahabat-sahabat, dan sesama. Dengan memberikan cinta, maka kita telah “mengundang” cinta untuk datang. Kita hanya perlu membuka hati. Biarkanlah kecantikan hati kita memancar, mempesona cinta yang terbang di sekeliling kita, dan akhirnya hinggap bersemayam di hati kita selamanya. (BMSPS)

Sumber: http://intisari-online.com/read/hanya-perlu-membuka-hati